Tips atasi kebocoran pipa air bersih di rumah

Saluran pipa air di rumah itu memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, keberadaanya sangat vital karena mengalirkan air bersih ke dalam rumah. Tanpa pipa, sulit dibayangkan, bagaimana sulitnya mendapatkan suplai air untuk memasak, air minum, mandi, dan lain-lain.

Tapi di sisi lain pipa air juga bisa menjadi sumber masalah yang menyebalkan. Hal ini akan dirasakan ketika terjadi kebocoran pipa air bersih di dalam rumah. Kebocoran bisa terjadi karena banyak hal, misal, korosi selama bertahun-tahun, pipa rusak akibat hantaman benda tajam, atau karena pemasangan yang dulunya kurang sempurna.
Tak perlu panik, berikut adalah tips atasi kebocoran yang terjadi pada pipa air bersih di rumah Anda.

Ketahui Denah Jalur Instalasi Pipa

Ketika terjadi kebocoran pipa air bersih, langkah pertama adalah mengetahui denah jalur instalasi pipa. Tanyakan kepada arsitek yang membuat desain rumah, cetak biru dari tempat tinggal Anda untuk mendeteksi titik-titik sambungan yang rawan bocor atau merembes.

Persiapkan Diri untuk Memperbaiki Kebocoran Pipa

Setelah sekiranya diketahui pusat bocoran pipa air bersih, lengkapi diri dengan alat-alat perbaikan rumah, seperti pipa PVC yang baru, lem PVC, sealtape, gergaji, palu, serta bor.

Setelah Menemukan Sumber Kebocoran

Langkah pertama, matikan dulu saluran pipa agar air berhenti mengalir. Kemudian mulailah membongkar dinding atau lantai tempat kebocoran berada dengan menggunakan peralatan yang memadai, seperti palu dan bor. Anda harus berhati-hati, jangan sampai bongkaran justru memperparah kondisi kebocoran.

Perhatikan Kondisi Pipa

Setelah ditemukan sumber kebocoran, pelajari apakah pipa tersebut perlu diganti, atau cukup ditambal saja. Bila kebocoran terjadi pada sambungan, maka caranya adalah dengan mengganti sambungan pipa yang baru.

Untuk kebocoran kecil yang hanya memerlukan tambalan, cukup gunakan pipa dengan ukuran yang sedikit lebih besar dibandingkan pipa yang bocor. Ambil sedikit potongan, kira-kira sepanjang bocoran, kemudian dibagi dua sampai membentuk huruf “U.” Gunakan potongan tersebut untuk direkatkan pada bagian atas pipa yang bocor dengan menggunakan lem PVC.

Tapi bila kebocoran terjadi cukup parah, hampir di sepanjang pipa, cara satu-satunya adalah dengan memotong bagian tersebut dan mengganti dengan pipa baru. Tak perlu khawatir karena sekarang ada banyak jenis fitting yang bisa menyambungkan antar-pipa PVC. Gunakan yang sesuai dengan kebutuhan.

Selesai, Pastikan Pipa Tak Lagi Bocor

Biarkan lem mengering terlebih dahulu sebelum kembali menghidupkan saluran air. Setelah itu, pastikan semua pekerjaan beres, tanpa ada gangguan kebocoran lagi sebelum kembali menutup dinding atau tanah yang dilubangi agar rumah kembali rapi.
Selain membekali diri dengan tips mengatasi kebocoran pipa, minimalisir hal ini dengan memilih pipa air berkualitas seperti yang ditawarkan oleh RUCIKA. Brand yang satu ini sudah dikenal sebagai penghasil pipa air yang lebih tahan lama.

Untuk instalasi air bersih dan buangan di rumah, RUCIKA STANDARD bisa menjadi alternatif yang dipilih. Pipa yang satu ini terbuat dari bahan uPVC yang lebih banyak kelebihannya dibandingkan bahan polimer lainnya. Mulai dari lebih kuat, ringan, tahan terhadap korosi, dan lebih gampang disambung serta melakukan pemeliharaan.

Sementara itu, khusus untuk saluran air panas di rumah, RUCIKA GREEN adalah varian yang tepat. Pipa yang satu ini terbuat dari material Polypropylene Random tipe 3 dan penyambungan heat fusion dengan alat pemanas polyfusion atau electrofusion. Hasil penyambungan jadi lebih homogen, anti kebocoran, bebas perawatan, dan mampu bertahan hingga 50 tahun.

Harga pipa RUCIKA juga terjangkau sehingga tak perlu khawatir merogoh kocek terlalu dalam. Info lebih lengkap tentang produk yang ditawarkan langsung saja klik di sini[wri]

Pemilihan Pipa Air Penting untuk Properti Lho.

Rumah yang aman dan kokoh tidak dipungkiri harus menggunakan bahan dengan kualitas yang bermutu pula.

Pembangunan properti membutuhkan sistem perpipaan terlengkap membuat Rucika terus berinovasi dengan melakukan kolaborasi bersama Ke Kelit.

Rucika meluncurkan produk terbaru dengan merek Rucika Kelen Green dan Rucika Kelox hasil inovasinya bersama dengan Ke Kelit, produsen perpipaan ternama dari Austria di Ballroom Hotel Double Tree Cikini, Jakarta beberapa waktu lalu. 

Hal ini merupakan langkah dari komitemen Rucika dalam mewujudkan solusi total sistem perpipaan terlengkap di Indonesia. 

Produk ini merupakan rangkaian sistem perpipaan khusus untuk air panas dan dingin bertekanan dengan material dan memiliki kelebihan yang berbeda. Kedua produk ini di produksi untuk memenuhi kebutuhan instalasi perpipaan di berbagai gedung bertingkat atau perumahan oleh para penggunanya baik kontraktor, pengembang, konsultan dan juga mitra usaha.

Pertumbuhan properti di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar. Melihat pembangunan infrastruktur yang semakin digalakkan pemerintah secara massive beberapa tahun terakhir ini, memberikan dampak yang positif pada sektor properti. Pembangunan transportasi seperti Jalan tol, MRT dan LRT yang mempermudah aktifitas masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya dengan waktu tempuh yang lebih cepat, tentunya dapat menimbulkan kebutuhan masyarakat tidak hanya tempat tinggal atau hiburan, namun juga kegiatan sehari-hari untuk bekerja. 

Begini Protokol Pencegahan Covid-19 dalam Proyek Konstruksi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur dalam rangka menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi di tengah merebaknya pandemi virus corona (Covid-19).

Langkah pencegahan Covid-19 telah dilaksanakan Kementerian PUPR salah satunya dengan menerbitkan Instruksi Menteri (Inmen) No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi yang ditandatangani pada 27 Maret 2020.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Trisasongko Widianto mengatakan, Instruksi Menteri No. 02/IN/M/2020 merupakan bagian dari keseluruhan kebijakan untuk mewujudkan keselamatan konstruksi, kesehatan kerja, keselamatan publik, dan keselamatan lingkungan setiap tahapan penyelenggaraan konstruksi.

“Protokol tersebut berlaku pada proyek konstruksi yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, maupun investasi swasta dan atau gabungan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Instruksi Menteri tersebut memuat mekanisme tentang protokol pencegahan Covid-19 dalam penyelenggaraan jasa konstruksi yaitu:

Pertama, membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh pengguna jasa dan penyedia jasa;

Kedua, menyediakan fasilitas pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh penyedia jasa pekerjaan konstruksi;

Ketiga, mengedukasi semua orang untuk menjaga diri dari Covid-19 oleh satuan tugas;

Keempat, mengukur suhu semua orang pada setiap pagi, siang, dan sore yang dilakukan oleh penyedia jasa konstruksi.

Kelima, membuat kerja sama penanganan suspect Covid-19 dengan Rumah Sakit dan Puskesmas setempat yang dilakukan penyedia jasa pekerjaan konstruksi;

Keenam, menghentikan sementara pekerjaan jika terindikasi ada tenaga kerja yang terpapar Covid-19 yang dilakukan oleh pengguna dan atau penyedi jasa pekerjaan;

Ketujuh, melakukan tindakan isolasi dan penyemprotan disinfektan sarana dan prasarana kantor dan lapangan yang dilakukan penyedia jasa dan pekerjaan konstruksi.

Instruksi Menteri No. 02/IN/M/2020 juga menyebutkan penyelenggaraan jasa konstruksi dapat diberhentikan sementara akibat keadaaan kahar jika teridentifikasi:

(i) Memiliki risiko tinggi akibat lokasi proyek berada di pusat sebaran;

(ii) Telah ditemukan pekerja yang positif dan/atau berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP); atau

(iii) Pimpinan Kementerian/Lembaga/Instansi/Kepala Daerah telah mengeluarkan peraturan untuk menghentikan kegiatan sementara akibat keadaan kahar.

Pelaksanaan pemberhentian pekerjaan sementara tersebut harus mengacu pada Mekanisme Penghentian Pekerjaan Sementara yang terdapat pada Lampiran Tindak Lanjut terhadap Kontrak Penyelenggaraan Jasa Konstruksi pada Inmen PUPR.

Penghentian sementara tidak melepaskan hak dan kewajiban Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa terhadap kompensasi biaya upah tenaga kerja konstruksi, subkontraktor, produsen dan pemasok yang terlibat.

Artinya, upah tenaga kerja konstruksi tetap dibayarkan. Hal ini dimaksudkan untuk tetap melindungi hak-hak dan kewajiban para pihak dengan tetap memperhatikan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Perlu adanya percepatan penyiapan dan pembangunan infrastruktur dalam rangka penanganan Covid-19, sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 04/2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Diharapkan dengan adanya Instruksi Menteri ini, dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan jasa konstruksi tetap berjalan secara efektif dan efisien, serta tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia dan tetap dilaksanakan sebagai bagian dari penanganan dampak sosial dan ekonomi dari Covid-19.

Sumber: Okezone.com

Apartemen Dengan Konsep GoGreen Sangat Diminati

Meskipun kondisi ekonomi masih cenderung melambat namun pasar properti masih cukup bagus. Hanya saja pertumbuhannya tidak terlalu signifikan dibanding dengan tahun-tahun sebelum pandemic Covid-19.


Sekarang mulai terjadi pergeseran dimana penjualan unit apartemen juga naik signifikan. Hal ini Karena masyarakat sudah menilai apartemen menjadi pilihan menarik diperkotaan baik untuk hunian maupun investasi. Sehingga dalam tiga tahun terakhir ini setiap kali ada apartemen baru – apalagi bila lokasinya strategis dan didukung dengan fasilitas yang memadai– maka konsumen seakan berlomba untuk membeli apartemen.

Kedepan nya hunian Apartment & Perkantoran yang berkonsep GoGreen sangat diminati saat dengan konsep gogreen bangunan apartment juga menyatu dengan alam.


Harto Laksono, direktur PT Intiland Grande menambahkan, selama trwiulan pertama  penjualan residential masih cukup bagus. Bahkan lebih bagus dibanding tahun lalu. Selain didorong berbagai gimmick dari developer, program perbankan  bunga KPR murah cukup berimbas signifikan.
“Cukup bagus tiga bulan pertama ini. Rumah dengan harga Rp 2-3 miliaran yang paling banyak diminati. Perbankan dengan bunga ringan dampaknya cukup besar,” kata Harto.
Harto mengaku untuk mendorong market, developer cenderung memberikan banyak kemudahan sepertii down payment (DP) ringan dengn cicilan panjang. Selain itu juga ada subsidi bunga sehingga cicilan konsumen semakin murah.  
Di tempat terpisah, pengamat properti Anton Sitorus mengatakan, di tengah tekanan yang cukup berat di sektor bisnis, sektor properti diprediksi masih tetap tumbuh meski tipis.  Setidaknya survey yang dilakukan Bank Indonesia  (BI) terhadap pelaku bisnis memperkirakan bisnis properti masih bergerak,  setidaknya sepanjang tiga bulan pertama 2018. “Dalam kondisi sekarang ini, properti memang cenderung stagnan. Kalaupun tumbuh, tipis,” ujar Anton.
Hasil survey BI mencatat  kenaikan harga properti, khususnya residensial masih berlanjut di triwulan I  2018 ini.  Sepanjang tiga bulan pertama 2018, BI memperkirakan harga rumah rata-rata akan naik 1,22 persen untuk seluruh tipe, baik segmen menengah bawah, menengah dan menengah atas. Secara tahunan, harga properti residensial diperkirakan mengalami kenaikan yang melambat dibanding triwulan sebelumnya. Pada triwulan  I-2018, harga properti residensial diperkirakan naik sebesar 2,98 persen yoy, lebih rendah dibanding 3,5 yoy pada triwulan I- 2017.
Menurut Anton, ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan sektor property cenderung stagnan. Di antaranya daya beli yang menurun. “Banyak pertimbangan sehingga orang sampai kepada keputusan orang membeli rumah untuk saat ini,” kata dia. Calon pembeli akan melihat harga jual yang ditawarkan, apakah masih ideal atau sudah dianggap terlalu mahal, dan seberapa penting kebutuhan untuk membeli rumah, apakah harus  secepatnya atau bisa ditunda.

Dampak Pembangunan Infrastruktur ke Ekonomi Akan Terasa dalam Jangka Panjang

Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pemerataan pembangunan. Hal ini mutlak diperlukan agar kue pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Motivasi itulah yang membuat pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa.

Peneliti Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR), Gede Sandra, mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan infrastruktur. Meski begitu, dia menilai upaya pemerataan ini tidak berdampak terhadap perekonomian secara jangka pendek.

“Infrastruktur adalah terobosan utama Jokowi yang harus diapresiasi karena masif dan meluasnya hingga luar Jawa, meskipun dampaknya terhadap perekonomian jangka pendek terbatas,” katanya dalam acara diskusi Forum Tebet, Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu Presiden 2019, di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Gede mengatakan, pembangunan infrastruktur seperti jalan tol yang dilakukan selama ini tidak disertai dengan pembangunan jalan penyuplai (feeder) yang layak. Mahalnya tarif seperti ruas tol Trans Jawa juga nampaknya belum
terlalu diminati para pengendara.

“Akhirnya karena mahalnya tarif yang dikenakan, akhirnya ruas Tol trans Jawa hanya ramai pada masa liburan Lebaran, Natal, dan lain-lain. Sementara pada hari biasa cenderung sepi karena truk-truk lebih memilih melewati jalur Pantura,” sebut dia.

Sementara itu, Peneliti Megawati Institute, Iman Sugema, mengatakan bahwa infrastruktur merupakan modal utama pemerintah saat ini. Meski secara dampak tidak terlihat dalam jangka pendek, namun dirinya memastikan pemerataaan pembangunan infrastruktur ini akan terlihat dalam jangka panjang.

“Jangan sepelekan ini modal infrastruktur karena modal ke depan, kalau sekarang belum manfaat pasti dong. Itu tidak bisa kita protes. Justru dampak jangka menengah dan panjang. Jokowi korbankan dirinya sendiri, dia fokus tidak mencari keuntungan jangka pendek, dia lebih fokus jangka panjang,” jelas dia.

Iman mencontohkan, pada tahun 1990-an sebelum adanya tol Cikampek dan Merak terbangun industri hanya bertumpuk di sekitar Jabodetabek. Namun setelah keduanya terbangun sekitar 5 sampai 10 tahun mendatang dampaknya baru dirasakan.

“Dalam beberapa tahun, 5 sampai 10 tahun setelah tol Jakarta-Cikampek selesai dibangun, beroperasi, baru tumbuh industri industri di sekitar,” pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com