Kualitas Udara Ruangan (Clean Room Design) Pada Sistem HVAC

Untuk mendesign sistem udara/HVAC pada rumah sakit, ruangan laboratorium, farmasi atau pabrik makanan memerlukan perhatian khusus dengan berpedoman yang disyaratkan pada ISO/FDA/KEMENKES/GMP untuk perancangan Tata Udara nya. Kualitas udara harus terjamin hygine dan kesehatan nya dan tidak mengandung partikel berbahaya seperti Bakteri, virus, mikroorganisme yang berada di udara (airborne microorganism), jamur, dan sumber-sumber penyakit lainnya yang dapat menular merupakan hal yang harus menjadi perhatian dalam sistem tata udara. Belum lagi, bahan kimia yang berbahaya (misalnya gas anestesi atau di laboratorium), bahan-bahan radioaktif

Standar penentuan kualitas udara ditentukan oleh:
1. Air flow – Turbulen atau laminar
2. Temperature : disesuaikan temperature pemakai
3. Relative Humidity (RH): untuk standar high care area : 50-55%
4. Pressure difference: Positive & Negative
5. Kebersihan dengan cara filtrasi dan udara ventilasinya; Tipe filtration: Eurovent 5-7
6. Sirkulasi & Distribusi udara, Jumlah pertukaran udara: 6-8 dengan 85% recirculation

Tipe filter udara:

  1. Pre Filter (menyaring partikel udara 100 mikron)
  2. Medium Filter (menyaring partikel udara hingga 1-10 mikron)
  3. Hepa Filter, penggunaan filter HEPA yang mempunyaitest filter Dioctyl phthalate (DOP) dengan effisiensi penyaringan 99,97% di area tertentu menyaring udara higga 0,1 mikron. Dimana untuk bacteri dapat difilter-ASHRAE Standar 52.1)
  4. Ultra Filter (ULPA)

Berikut tabel pemilihan filter udara ruangan pada rumah sakit

Aliran udara / inlet supply udara

Mengikuti Aliran udara pada clean room, maka untuk ruangan aliran udara ini harus secara Laminar/directional.

Tekanan udara / Air pressure antar ruangan

Perbedaan tekanan antar ruang fungsi tertentu dengan ruang disebelahnya harus direncanakan dengan benar untuk menghindari adanya migrasi dari sumber penyakit atau bahan-bahan berbahaya yang dapat dihirup oleh penghuni, mencegah infiltrasi udara yang kurang bersih ke dalam ruangan yang lebih bersih, sehingga diusahakan ruangan lebih bersih, tekanan udaranya juga lebih tinggi dibandingkan dengan ruangan kurang bersih.

Berikut diagram tekanan udara antar ruangan ( KEMENKES- Pedoman teknis Tata Udara Rumah Sakit)

Point 2 Perawatan dan Pemiliharaan Rutin Sistem HVAC AHU:

Kegiatan pemeliharaan rutin mencakup:
(1) Pembersihan/pencucian/penggantian filter udara di Air Handling Unit (AHU) dan
atau Fan Coil Unit (FCU) di tiap lantai.
(2) Pembersih/pencucian cooling coil di Air Handling Unit dan atau Fan Coil Unit di
tiap lantai
(3) Pembersihan/pencucian finned tube air cooled condenser.
(4) Pembersihan dan pelumasan bearing semua motor listrik
(5) Pemeriksaan dan pengencangan V-belt motor fan AHU/FCU
(6) Pemeriksaan dan pengencangan baut-baut terutama pada tempat-tempat yang
menimbulkan getaran, misalnya condensing unit, dudukan AHU/FCU, Tata
Udara, Exhaust Fan dsb.
(7) Pembersihan komponen-komponen listrik didalam panel control.
(8) Pemeriksaan, penambahan/penggantian oli kompressor.
(9) Pemeriksaan/penambahan refrijeran.
(10) Pemeriksaan dan penggantian silica gel filter drier.
(11) Pemeriksaan fungsi alat ukur meliputi :
(a) thermometer, pressure gage pada chiller water system
(b) pressure pada instalasi pipa refrijeran
(c) thermostat, hygrometer didalam ruangan.
(12) Pemeriksaan alat ukur tegangan, ampere pada panel listrik
(13) Pemeriksaan fungsi peralatan elektronik pada mesin pendingin.
(14) Pemeriksaan fungsi pompa chiller water.

Tips atasi kebocoran pipa air bersih di rumah

Saluran pipa air di rumah itu memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, keberadaanya sangat vital karena mengalirkan air bersih ke dalam rumah. Tanpa pipa, sulit dibayangkan, bagaimana sulitnya mendapatkan suplai air untuk memasak, air minum, mandi, dan lain-lain.

Tapi di sisi lain pipa air juga bisa menjadi sumber masalah yang menyebalkan. Hal ini akan dirasakan ketika terjadi kebocoran pipa air bersih di dalam rumah. Kebocoran bisa terjadi karena banyak hal, misal, korosi selama bertahun-tahun, pipa rusak akibat hantaman benda tajam, atau karena pemasangan yang dulunya kurang sempurna.
Tak perlu panik, berikut adalah tips atasi kebocoran yang terjadi pada pipa air bersih di rumah Anda.

Ketahui Denah Jalur Instalasi Pipa

Ketika terjadi kebocoran pipa air bersih, langkah pertama adalah mengetahui denah jalur instalasi pipa. Tanyakan kepada arsitek yang membuat desain rumah, cetak biru dari tempat tinggal Anda untuk mendeteksi titik-titik sambungan yang rawan bocor atau merembes.

Persiapkan Diri untuk Memperbaiki Kebocoran Pipa

Setelah sekiranya diketahui pusat bocoran pipa air bersih, lengkapi diri dengan alat-alat perbaikan rumah, seperti pipa PVC yang baru, lem PVC, sealtape, gergaji, palu, serta bor.

Setelah Menemukan Sumber Kebocoran

Langkah pertama, matikan dulu saluran pipa agar air berhenti mengalir. Kemudian mulailah membongkar dinding atau lantai tempat kebocoran berada dengan menggunakan peralatan yang memadai, seperti palu dan bor. Anda harus berhati-hati, jangan sampai bongkaran justru memperparah kondisi kebocoran.

Perhatikan Kondisi Pipa

Setelah ditemukan sumber kebocoran, pelajari apakah pipa tersebut perlu diganti, atau cukup ditambal saja. Bila kebocoran terjadi pada sambungan, maka caranya adalah dengan mengganti sambungan pipa yang baru.

Untuk kebocoran kecil yang hanya memerlukan tambalan, cukup gunakan pipa dengan ukuran yang sedikit lebih besar dibandingkan pipa yang bocor. Ambil sedikit potongan, kira-kira sepanjang bocoran, kemudian dibagi dua sampai membentuk huruf “U.” Gunakan potongan tersebut untuk direkatkan pada bagian atas pipa yang bocor dengan menggunakan lem PVC.

Tapi bila kebocoran terjadi cukup parah, hampir di sepanjang pipa, cara satu-satunya adalah dengan memotong bagian tersebut dan mengganti dengan pipa baru. Tak perlu khawatir karena sekarang ada banyak jenis fitting yang bisa menyambungkan antar-pipa PVC. Gunakan yang sesuai dengan kebutuhan.

Selesai, Pastikan Pipa Tak Lagi Bocor

Biarkan lem mengering terlebih dahulu sebelum kembali menghidupkan saluran air. Setelah itu, pastikan semua pekerjaan beres, tanpa ada gangguan kebocoran lagi sebelum kembali menutup dinding atau tanah yang dilubangi agar rumah kembali rapi.
Selain membekali diri dengan tips mengatasi kebocoran pipa, minimalisir hal ini dengan memilih pipa air berkualitas seperti yang ditawarkan oleh RUCIKA. Brand yang satu ini sudah dikenal sebagai penghasil pipa air yang lebih tahan lama.

Untuk instalasi air bersih dan buangan di rumah, RUCIKA STANDARD bisa menjadi alternatif yang dipilih. Pipa yang satu ini terbuat dari bahan uPVC yang lebih banyak kelebihannya dibandingkan bahan polimer lainnya. Mulai dari lebih kuat, ringan, tahan terhadap korosi, dan lebih gampang disambung serta melakukan pemeliharaan.

Sementara itu, khusus untuk saluran air panas di rumah, RUCIKA GREEN adalah varian yang tepat. Pipa yang satu ini terbuat dari material Polypropylene Random tipe 3 dan penyambungan heat fusion dengan alat pemanas polyfusion atau electrofusion. Hasil penyambungan jadi lebih homogen, anti kebocoran, bebas perawatan, dan mampu bertahan hingga 50 tahun.

Harga pipa RUCIKA juga terjangkau sehingga tak perlu khawatir merogoh kocek terlalu dalam. Info lebih lengkap tentang produk yang ditawarkan langsung saja klik di sini[wri]

Pemilihan Pipa Air Penting untuk Properti Lho.

Rumah yang aman dan kokoh tidak dipungkiri harus menggunakan bahan dengan kualitas yang bermutu pula.

Pembangunan properti membutuhkan sistem perpipaan terlengkap membuat Rucika terus berinovasi dengan melakukan kolaborasi bersama Ke Kelit.

Rucika meluncurkan produk terbaru dengan merek Rucika Kelen Green dan Rucika Kelox hasil inovasinya bersama dengan Ke Kelit, produsen perpipaan ternama dari Austria di Ballroom Hotel Double Tree Cikini, Jakarta beberapa waktu lalu. 

Hal ini merupakan langkah dari komitemen Rucika dalam mewujudkan solusi total sistem perpipaan terlengkap di Indonesia. 

Produk ini merupakan rangkaian sistem perpipaan khusus untuk air panas dan dingin bertekanan dengan material dan memiliki kelebihan yang berbeda. Kedua produk ini di produksi untuk memenuhi kebutuhan instalasi perpipaan di berbagai gedung bertingkat atau perumahan oleh para penggunanya baik kontraktor, pengembang, konsultan dan juga mitra usaha.

Pertumbuhan properti di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar. Melihat pembangunan infrastruktur yang semakin digalakkan pemerintah secara massive beberapa tahun terakhir ini, memberikan dampak yang positif pada sektor properti. Pembangunan transportasi seperti Jalan tol, MRT dan LRT yang mempermudah aktifitas masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya dengan waktu tempuh yang lebih cepat, tentunya dapat menimbulkan kebutuhan masyarakat tidak hanya tempat tinggal atau hiburan, namun juga kegiatan sehari-hari untuk bekerja. 

Begini Protokol Pencegahan Covid-19 dalam Proyek Konstruksi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur dalam rangka menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi di tengah merebaknya pandemi virus corona (Covid-19).

Langkah pencegahan Covid-19 telah dilaksanakan Kementerian PUPR salah satunya dengan menerbitkan Instruksi Menteri (Inmen) No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi yang ditandatangani pada 27 Maret 2020.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Trisasongko Widianto mengatakan, Instruksi Menteri No. 02/IN/M/2020 merupakan bagian dari keseluruhan kebijakan untuk mewujudkan keselamatan konstruksi, kesehatan kerja, keselamatan publik, dan keselamatan lingkungan setiap tahapan penyelenggaraan konstruksi.

“Protokol tersebut berlaku pada proyek konstruksi yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, maupun investasi swasta dan atau gabungan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Instruksi Menteri tersebut memuat mekanisme tentang protokol pencegahan Covid-19 dalam penyelenggaraan jasa konstruksi yaitu:

Pertama, membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh pengguna jasa dan penyedia jasa;

Kedua, menyediakan fasilitas pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh penyedia jasa pekerjaan konstruksi;

Ketiga, mengedukasi semua orang untuk menjaga diri dari Covid-19 oleh satuan tugas;

Keempat, mengukur suhu semua orang pada setiap pagi, siang, dan sore yang dilakukan oleh penyedia jasa konstruksi.

Kelima, membuat kerja sama penanganan suspect Covid-19 dengan Rumah Sakit dan Puskesmas setempat yang dilakukan penyedia jasa pekerjaan konstruksi;

Keenam, menghentikan sementara pekerjaan jika terindikasi ada tenaga kerja yang terpapar Covid-19 yang dilakukan oleh pengguna dan atau penyedi jasa pekerjaan;

Ketujuh, melakukan tindakan isolasi dan penyemprotan disinfektan sarana dan prasarana kantor dan lapangan yang dilakukan penyedia jasa dan pekerjaan konstruksi.

Instruksi Menteri No. 02/IN/M/2020 juga menyebutkan penyelenggaraan jasa konstruksi dapat diberhentikan sementara akibat keadaaan kahar jika teridentifikasi:

(i) Memiliki risiko tinggi akibat lokasi proyek berada di pusat sebaran;

(ii) Telah ditemukan pekerja yang positif dan/atau berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP); atau

(iii) Pimpinan Kementerian/Lembaga/Instansi/Kepala Daerah telah mengeluarkan peraturan untuk menghentikan kegiatan sementara akibat keadaan kahar.

Pelaksanaan pemberhentian pekerjaan sementara tersebut harus mengacu pada Mekanisme Penghentian Pekerjaan Sementara yang terdapat pada Lampiran Tindak Lanjut terhadap Kontrak Penyelenggaraan Jasa Konstruksi pada Inmen PUPR.

Penghentian sementara tidak melepaskan hak dan kewajiban Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa terhadap kompensasi biaya upah tenaga kerja konstruksi, subkontraktor, produsen dan pemasok yang terlibat.

Artinya, upah tenaga kerja konstruksi tetap dibayarkan. Hal ini dimaksudkan untuk tetap melindungi hak-hak dan kewajiban para pihak dengan tetap memperhatikan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Perlu adanya percepatan penyiapan dan pembangunan infrastruktur dalam rangka penanganan Covid-19, sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 04/2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Diharapkan dengan adanya Instruksi Menteri ini, dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan jasa konstruksi tetap berjalan secara efektif dan efisien, serta tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia dan tetap dilaksanakan sebagai bagian dari penanganan dampak sosial dan ekonomi dari Covid-19.

Sumber: Okezone.com

Apartemen Dengan Konsep GoGreen Sangat Diminati

Meskipun kondisi ekonomi masih cenderung melambat namun pasar properti masih cukup bagus. Hanya saja pertumbuhannya tidak terlalu signifikan dibanding dengan tahun-tahun sebelum pandemic Covid-19.


Sekarang mulai terjadi pergeseran dimana penjualan unit apartemen juga naik signifikan. Hal ini Karena masyarakat sudah menilai apartemen menjadi pilihan menarik diperkotaan baik untuk hunian maupun investasi. Sehingga dalam tiga tahun terakhir ini setiap kali ada apartemen baru – apalagi bila lokasinya strategis dan didukung dengan fasilitas yang memadai– maka konsumen seakan berlomba untuk membeli apartemen.

Kedepan nya hunian Apartment & Perkantoran yang berkonsep GoGreen sangat diminati saat dengan konsep gogreen bangunan apartment juga menyatu dengan alam.


Harto Laksono, direktur PT Intiland Grande menambahkan, selama trwiulan pertama  penjualan residential masih cukup bagus. Bahkan lebih bagus dibanding tahun lalu. Selain didorong berbagai gimmick dari developer, program perbankan  bunga KPR murah cukup berimbas signifikan.
“Cukup bagus tiga bulan pertama ini. Rumah dengan harga Rp 2-3 miliaran yang paling banyak diminati. Perbankan dengan bunga ringan dampaknya cukup besar,” kata Harto.
Harto mengaku untuk mendorong market, developer cenderung memberikan banyak kemudahan sepertii down payment (DP) ringan dengn cicilan panjang. Selain itu juga ada subsidi bunga sehingga cicilan konsumen semakin murah.  
Di tempat terpisah, pengamat properti Anton Sitorus mengatakan, di tengah tekanan yang cukup berat di sektor bisnis, sektor properti diprediksi masih tetap tumbuh meski tipis.  Setidaknya survey yang dilakukan Bank Indonesia  (BI) terhadap pelaku bisnis memperkirakan bisnis properti masih bergerak,  setidaknya sepanjang tiga bulan pertama 2018. “Dalam kondisi sekarang ini, properti memang cenderung stagnan. Kalaupun tumbuh, tipis,” ujar Anton.
Hasil survey BI mencatat  kenaikan harga properti, khususnya residensial masih berlanjut di triwulan I  2018 ini.  Sepanjang tiga bulan pertama 2018, BI memperkirakan harga rumah rata-rata akan naik 1,22 persen untuk seluruh tipe, baik segmen menengah bawah, menengah dan menengah atas. Secara tahunan, harga properti residensial diperkirakan mengalami kenaikan yang melambat dibanding triwulan sebelumnya. Pada triwulan  I-2018, harga properti residensial diperkirakan naik sebesar 2,98 persen yoy, lebih rendah dibanding 3,5 yoy pada triwulan I- 2017.
Menurut Anton, ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan sektor property cenderung stagnan. Di antaranya daya beli yang menurun. “Banyak pertimbangan sehingga orang sampai kepada keputusan orang membeli rumah untuk saat ini,” kata dia. Calon pembeli akan melihat harga jual yang ditawarkan, apakah masih ideal atau sudah dianggap terlalu mahal, dan seberapa penting kebutuhan untuk membeli rumah, apakah harus  secepatnya atau bisa ditunda.

Dampak Pembangunan Infrastruktur ke Ekonomi Akan Terasa dalam Jangka Panjang

Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pemerataan pembangunan. Hal ini mutlak diperlukan agar kue pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Motivasi itulah yang membuat pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa.

Peneliti Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR), Gede Sandra, mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan infrastruktur. Meski begitu, dia menilai upaya pemerataan ini tidak berdampak terhadap perekonomian secara jangka pendek.

“Infrastruktur adalah terobosan utama Jokowi yang harus diapresiasi karena masif dan meluasnya hingga luar Jawa, meskipun dampaknya terhadap perekonomian jangka pendek terbatas,” katanya dalam acara diskusi Forum Tebet, Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu Presiden 2019, di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Gede mengatakan, pembangunan infrastruktur seperti jalan tol yang dilakukan selama ini tidak disertai dengan pembangunan jalan penyuplai (feeder) yang layak. Mahalnya tarif seperti ruas tol Trans Jawa juga nampaknya belum
terlalu diminati para pengendara.

“Akhirnya karena mahalnya tarif yang dikenakan, akhirnya ruas Tol trans Jawa hanya ramai pada masa liburan Lebaran, Natal, dan lain-lain. Sementara pada hari biasa cenderung sepi karena truk-truk lebih memilih melewati jalur Pantura,” sebut dia.

Sementara itu, Peneliti Megawati Institute, Iman Sugema, mengatakan bahwa infrastruktur merupakan modal utama pemerintah saat ini. Meski secara dampak tidak terlihat dalam jangka pendek, namun dirinya memastikan pemerataaan pembangunan infrastruktur ini akan terlihat dalam jangka panjang.

“Jangan sepelekan ini modal infrastruktur karena modal ke depan, kalau sekarang belum manfaat pasti dong. Itu tidak bisa kita protes. Justru dampak jangka menengah dan panjang. Jokowi korbankan dirinya sendiri, dia fokus tidak mencari keuntungan jangka pendek, dia lebih fokus jangka panjang,” jelas dia.

Iman mencontohkan, pada tahun 1990-an sebelum adanya tol Cikampek dan Merak terbangun industri hanya bertumpuk di sekitar Jabodetabek. Namun setelah keduanya terbangun sekitar 5 sampai 10 tahun mendatang dampaknya baru dirasakan.

“Dalam beberapa tahun, 5 sampai 10 tahun setelah tol Jakarta-Cikampek selesai dibangun, beroperasi, baru tumbuh industri industri di sekitar,” pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Sistem Kerja AC VRV atau FRV

VRF merupakan jenis AC dengan teknologi terbaru yang saat ini sudah banyak diaplikasikan. AC VRV merupakan akronim dari ‘Variable Refrigerant Volume’. Pendingin ruangan jenis ini mampu mengakomodir bangunan-bangunan bertingkat dan kapasitas pendinginan yang besar.

Bagaimana sistem kerja AC VRV

Prinsip kerja pendingin udara yang sangat popular di Kawasan Eropa dan Jepang ini mengedepankan kenyamanan dan kemudahan. Bahkan saat ini di Indonesia pun sudah banyak yang mengaplikasikan AC VRV atau VRF. sistem AC VRV atau VRF menggunakan sistem ‘Variable Refrigerant Volume (Flow)’ untuk mengatur jumlah refrigerant dalam sistem jalur pipa AC, sehingga memberikan tingkat efisien dan fleksibilitas dalam pengaplikasian pendinginan tata udara. Secara garis besar, AC VRV atau VRF merupakan sistem AC berteknologi inverter dengan sistem kombinasi outdoor yang mencangkup beberapa indoor. Cocok untuk bangunan-bangunan bertingkat dan berkapasitas besar, menggantikan sistem AC konvensional seperti chiller dan split.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah keunggulan dalam sistem AC VRV atau VRF :

  1. Sistem Pipa Refrigerant

Pendingin udara ini mempunyai komponen utama yakni sistem pipa refrigerant yang mampu untuk menangani kasus-kasus jalur pipa yang panjang baik secara horizontal maupun secara vertical, dan berkapasitas besar. Kinerja refrigerant merupakan komponen utama sebagai bahan pokok dalam sistem kerja AC.

2. Kompresor Inverter (Hemat Listrik)

Komponen yang tidak kalah penting berperan dalam sistem kerja AC VRV atau VRF adalah kompresor berteknologi inverter. Komponen ini mampu meminimalisir konsumsi daya tanpa mengurangi kualitas pendinginan serta pemanasan parsial. AC VRV atau VRF merupakan sistem terbaik dan tercanggih dalam aspek tingkat efisien pengunaan daya listrik dalam pengaplikasian pendinginan tata udara.

3. Sistem Kombinasi Outdoor dengan Multi Indoor

AC sistem VRV atau VRF merupakan sistem AC yang menggunakan sistem kombinasi outdoor AC yang compact untuk beberapa jumlah indoor yang digunakan. Dan sistem AC VRV atau VRF memberikan berbagai macam pemilihan jenis indoor AC dan kapasitas dalam satu sistem outdoor, sesuai dengan kebutuhan dan desain sistem AC di berbagai macam kasus.

4. Space saving dalam penempatan Outdoor AC

Outdoor AC sistem VRV atau VRF memberikan keleluasaan dalam penempatan atau pemosisian outdoor AC. Jalur pipa refrigerant yang berkemampuan besar dalam kapasitas panjang pipa, dan kombinasi outdoor yang mampu mencangkup banyak indoor, maka AC VRV atau VRF dapat memberikan flexibilitas pada pemakai atau pemilik untuk menempatkan outdoor AC dengan keleluasaan sesuai dengan kondisi dan keterbatasan.

5. Kompetensi ekspansi modular

Sistem kerja yang tak kalah canggih dan menarik dari jenis pendingin ini adalah kompetensi ekspansi modular yang dimiliki. Kemampuan ini sangat penting diterapkan terutama bagi proyek-proyek besar yang berkembang dengan beberapa tahapan penyelesaian

6. Perawatan atau Maintenance yang Lebih Mudah

Sistem AC VRV atau VRF yang menggunakan teknologi tingkat tinggi juga sudah dilengkapi dengan fitur-fitur otomotas yang memberikan kemudahan pada teknisi AC khusus VRV atau VRF untuk membaca kode error jika terjadi kerusakan, dengan demikian teknisi dapat mengetahui dan menyelesaikan masalah dengan tepat dan cepat.

Perawatan cuci AC dipermudah dengan sistem AC VRV atau VRF yang menggunakan outdoor yang compact sehingga tidak perlu mencuci outdoor sebanyak outdoor seperti menggunakan sistem konvensional atau split biasa.

7. Back-up Kompresor

Setiap outdoor AC VRV atau VRF dilengkapi dengan back-up kompresor di setiap module outdoor, sehingga jika terjadi kerusakan atau failure tidak menyebabkan sistem AC mati total. Dengan demikian teknisi dapat diberikan waktu dalam merespon panggilan untuk memperbaiki kerusakan sistem AC.

8. Ramah Lingkungan

AC VRV atau VRF telah mengaplikasikan teknologi ozone free. Artinya, tidak seperti jenis pendingin udara konvensional yang mampu merusak lapisan ozon. Pendingin uara jenis VRV sangat ramah lingkungan dan tidak menyebabkan kerusakan ozon yang dapat memicu pemanasan global.

Fabric/Textile Duct untuk saluran udara HVAC

Textile Duct adalah model pendistribusian udara HVAC terkini yang terbuat dari bahan kain khusus berteknologi tinggi. Menggantikan saluran udara tradisional BJLS, PU duct, diffuser, isolasi, katub udara.

Keunggulan dari Textile duct yang digunakan untuk distribusi udara dari AHU adalah:

  1. Penyebaran udara lebih merata, karena udara disalurkan sepanjang kain duct melewati pori2 kain atau nozzle (lobang keluaran udara)
  2. Lebih Hygiene & sehat serta tidak terjadi kondensasi
  3. Bahan jauh lebih ringan disbanding BJLS, PU, sehingga tidak membebani struktur bangunan
  4. Lebih cepat dan mudah dalam pemasangan
  5. Lebih mudah dalam hal pembersihan dan pemeliharaan
  6. Lebih efisien dan hemat biaya

Merk textile duct yang dipakai adalah DurkeeSox yang memiliki sifat anti-mikroba, anti statis, fire resistant, dll, DurkeeSox memiliki 3 seri bahan:

  1. NanoSox (NS/General, NS-M/antimicrobial, NS-S/antistatic, NS-N/non permeable)
  2. LaminSox (Tipe LS-N/No permeabel, LS-M/antimircobal, LS-2/antistatic)
  3. FiberSox (Class A)

Ada 3 bentuk penyaluran udara pada textile duct:

  1. Air – porous/pori-pori : penyebaran udara dingin melalui pori-pori pada bahan kain duct
  2. Linear vent : penyebaran udara dingin melalui lobang sejajar pada jalur ducting
  3. Nozzles : hamper sama dengan liner vent tetapi dilengkapi dengan nozzle dilubang buangan nya (biasa dipakai untuk untuk high static flow)

Untuk estetika kain duct dapat dicustomize sesuai dengan permintaan warna serta dapat ditambahkan logo pada textile duct yang dipesan.

Pemasangan textile duct dikaitkan dengan hook melalui kawat sling atau longdrat yang digantung kestruktur bangunan ceiling atau reng baja rangka atap.

Penggunaan textile atau kain duct banyak dijumpai pada stadion, Gudang, supermarket, pabrik makanan, gedung olah raga, dimana memiliki arstitektur ceiling terbuka.

Tahapan proses dalam pembuatan mesin-mesin industri pengolahan

  1. Design Gambar, Gambar sebagai acuan untuk membuat equipment yang akan dibuat oleh fabricator mesin. Mencakup gambar detail per masing2 komponen mesin dan list material beserta spesifikasi yang dipakai.

  1. Proses Fabrikasi

Proses fabrikasi adalah suatu rangkaian pekerjaan dimulai dari komponen yang sudah disiapkan (sesuai list material) komponen siap dirangkai dipasang tahap demi tahap sampai menjadi sebuah perlatan atau mesin industri maupun kontruksi Didalam proses fabrikasi terjadi proses pemotongan dan penyambungan part mesin dengan cara welding/las atau pengikatan mur/baut, atau memakai paku reevet atau keling dan lainnya. Fabrikasi dilakukan pada komponen part mesin agar menjadi satu kesatuan  perlatan utuh dan untuk komponen listrik menjadi satu kesatuan pada panel kontrol, panel mesin, motor, plc,dll

Proses machining adalah sub bagian dari proses fabrikasi yaitu proses pembentukan komponen mesin dimulai dari plat atau lembaran logam menjadi komponen mesin yang diperlukan sesuai gambar design mesin. Pada proses machining terjadi proses pemotongan (cutting), pembengkokan (bending), pemboran (drilling), pembentukan, grinding penghalusan.

 

Cutting CNC                                   CNC Milling machine

3. Tahap Testing, biasanya juga disebut FAT (Factory acceptance test) setelah mesin difabrikasi dan diassembly, selanjutnya equipment ditest dan dijalankan untuk melihat performa atau kemungkinan kerusakan atau melihat bagian2 yang tidak berfungsi, Testing ini dilakukan dilokasi site fabrikasi yang juga dinamakan FAT (Factory acceptance test) dan biasanya juga dilihat oleh customer/user

  1. Trial & Commisiong, Peralatan yang sudah dites dipabrik pembuatan atau tempat fabrikasi selanjutnya dikirim ke lokasi customer/user. dan dijalankan secara percobaan (trial) dari material yang ada (wet run) ,atau tanpa ada produk (dry run) dijalankan secara terus-menerus

5. Hand over/Serah terima, Bila masih ada permasalahan, fabricator mesin harus memperbaiki kekurangan2 yang ditemukan saat trial. Apabila sudah tidak ada kendala pada equipment yang dibuat setelah proses trial dan commisiong maka mesin siap diserah terimakan ke user/customer untuk digunakan produksi.

Jenis mesin-mesin industri pengolahan dan pertambangan (mining) yang biasa kami kerjakan adalah:
1. Transportation
-Conveyor: Belt, modular,
-Bucket elevator
-Lifting conveyor
2. Handling Bulk Storage
-Mixer
-Tangki
-Silo
-Hopper
3. Heat transfer
-Boiler
-Evaporator
-HE (Heat exchanger)
4. Milling
-Hammer mill
-Ring hammer
-Shredder
5. Handling Solid material
-Screw Feeder
-Screen
-FAN and blower
-Dust Collector