Posted on Leave a comment

Tahapan proses dalam pembuatan mesin-mesin industri pengolahan

  1. Design Gambar, Gambar sebagai acuan untuk membuat equipment yang akan dibuat oleh fabricator mesin. Mencakup gambar detail per masing2 komponen mesin dan list material beserta spesifikasi yang dipakai.

  1. Proses Fabrikasi

Proses fabrikasi adalah suatu rangkaian pekerjaan dimulai dari komponen yang sudah disiapkan (sesuai list material) komponen siap dirangkai dipasang tahap demi tahap sampai menjadi sebuah perlatan atau mesin industri maupun kontruksi Didalam proses fabrikasi terjadi proses pemotongan dan penyambungan part mesin dengan cara welding/las atau pengikatan mur/baut, atau memakai paku reevet atau keling dan lainnya. Fabrikasi dilakukan pada komponen part mesin agar menjadi satu kesatuan  perlatan utuh dan untuk komponen listrik menjadi satu kesatuan pada panel kontrol, panel mesin, motor, plc,dll

Proses machining adalah sub bagian dari proses fabrikasi yaitu proses pembentukan komponen mesin dimulai dari plat atau lembaran logam menjadi komponen mesin yang diperlukan sesuai gambar design mesin. Pada proses machining terjadi proses pemotongan (cutting), pembengkokan (bending), pemboran (drilling), pembentukan, grinding penghalusan.

 

Cutting CNC                                   CNC Milling machine

3. Tahap Testing, biasanya juga disebut FAT (Factory acceptance test) setelah mesin difabrikasi dan diassembly, selanjutnya equipment ditest dan dijalankan untuk melihat performa atau kemungkinan kerusakan atau melihat bagian2 yang tidak berfungsi, Testing ini dilakukan dilokasi site fabrikasi yang juga dinamakan FAT (Factory acceptance test) dan biasanya juga dilihat oleh customer/user

  1. Trial & Commisiong, Peralatan yang sudah dites dipabrik pembuatan atau tempat fabrikasi selanjutnya dikirim ke lokasi customer/user. dan dijalankan secara percobaan (trial) dari material yang ada (wet run) ,atau tanpa ada produk (dry run) dijalankan secara terus-menerus

5. Hand over/Serah terima, Bila masih ada permasalahan, fabricator mesin harus memperbaiki kekurangan2 yang ditemukan saat trial. Apabila sudah tidak ada kendala pada equipment yang dibuat setelah proses trial dan commisiong maka mesin siap diserah terimakan ke user/customer untuk digunakan produksi.

Jenis mesin-mesin industri pengolahan dan pertambangan (mining) yang biasa kami kerjakan adalah:
1. Transportation
-Conveyor: Belt, modular,
-Bucket elevator
-Lifting conveyor
2. Handling Bulk Storage
-Mixer
-Tangki
-Silo
-Hopper
3. Heat transfer
-Boiler
-Evaporator
-HE (Heat exchanger)
4. Milling
-Hammer mill
-Ring hammer
-Shredder
5. Handling Solid material
-Screw Feeder
-Screen
-FAN and blower
-Dust Collector

Posted on Leave a comment

JASA PERAKITAN PANEL LISTRIK

Menurut kegunaan nya panel listrik terdiri dari panel instalasi, panel distribusi dan panel kontrol

  1. Panel instalasi adalah tempat penyaluran energi listrik dari sumber energi listrik atau tranfo daya ke panel pembagi (distribusi). Panel ini biasanya terpasang pada tegangan menengah (MVDP) diutilitas bangunan atau pabrik.
  2. Panel distribusi (penel pembagi) merupakan panel tempat penyaluran energi listrik langsung ke beban seperti penerangan, perangkat electronic dll
  3. Panel kontrol merupakan panel tempat penyaluran energi listrik dan kontrol signal daya listrik untuk keperluan mesin2 kontrol industri. Seperti MCC

Persyaratan dan standar yang harus dipenuhi dalam perakitan panel menurut PUIL (Pedoman Umum Instalasi Listrik):

  1. Semua penghantar, komponen harus terpasang dan tersusun rapi
  2. Semua bagian yang bertegangan harus terlindungi/terisolasi
  3. Kode dan pewarnaan kabel harus jelas dan sesuai standar
  4. Jalur input dan output kabel tidak berpotensi terjadi percikan api
  5. Box panel harus terlindungi dan digroundkan (<5 ohm)
  6. Pengikatan kabel dan komponen harus kuat dan kencang (tidak boleh longgar)
  7. Area penyimpanan harus kering tidak lembab (humidity rendah) dan sirkulasi udara baik
  8. Kabel netral dan pengroundingan harus baik
  9. Jalur kabel incoming disarankan dari bawah, bukan dari luar. Agar apabila ada air pada kabel tidak masuk kedalam kabel active.
  10. Pewarnaan kabel sesuai standar SNI (warna hitam, kuning, merah untuk phasa, Biru untuk netral dan loreng untuk ground)
  11. Grounding ke body/box panel memakai kabel kawat minimal 2.5mm.
  12. Dan masih banyak lagi syarat nya.

Wiring komponen panel dirakit sesuai drawing / line diagram dan dipasang sesuai group atau pengelompokan dengan baik.

Panel harus dirakit dengan cermat dan teliti dan dilakukan oleh orang yang berpengalaman agar pemasangan sesuai syarat PUIL dan SNI dan tidak terjadi kesalahan aliran arus daya yang dapat membahayakan peralatan.

Setelah panel dirakit harus dilakukan test dan commissioning agar berfungsi dengan baik.

Bagian2 panel terdiri dari bagian

Accessories: Box panel terbuat dari plat besi yang dicoating atau yang berbahan acrylic (hdpe, pe), Bus bar, Tray kabel, Socket komponen, Sock kabel

Komponen Panel: MCCB, MCB, Contactor, Relay, DC Power supply, Inverter/VSD, Transformer CT, Timer, PLC, dll..

Perlengkapan Panel: Tombol ON/OFF, Pilot lamp, Emergency Stop, Alat ukur (V,A,Watt meter), FAN (Kipas pendingin)

Kami menyediakan jasa pembuatan panel instalasi, panel distribusi, panel kontrol industri sesuai standar PUIL, SNI.

Untuk pemesanan silahkan hubungi kami:

WA: 087895481191

cv_jasabangun@yahoo.com