Posted on Leave a comment

Sambungan Baja WF

Saat membuat bangunan kontruksi baja WF sering kita menemukan ukuran panjang baja harus ditambah alias ada penyambungan.

Sambungan baja WF harus dilakukan secara seksama agar kekuatan sama atau lebih kuat dari kekuatan basisnya.

Sambungan baja WF sering kita jumpai pada rafter, voute atau ring balok baja.

Sambungan pada baja terdiri dari:
1. Sistem las
2. Sistem baut

Berikut cara penyambungan baja WF yang baik:
A. Sambungan sistem las:

1. Bagian dua sisi baja WF yang akan disambung dipotong lurus pada bagian badan sedangkan bagian bibir WF dipotong miring dengan kemiringan 45 deg.
2. Gerinda sampai bersih bagian potongan dan sedikit dibuat siku 90 deg dan sambungkan kedua sisi bagian baja hingga rapat, dan celah potongan miring 45 deg tadi digunakan sebagai tempat lasan.

Periksa kelurusan baja dari ujung ke ujung. Setelah benar-benar lurus, las tik (cantum) diposisi tengah sambungan, cantum diposisi bawah. cek kembali kelurusan plate, cara las lasan sedikit demi sedikit ini agar mudah digetok dan meluruskan Baja kembali.

Proses lasan yang baik dilakukan bertahap-tahap, setiap sekali las harus langsung dibersihkan bekas kotoran las dengan digetok-getok kecil dan dikuas. Lanjutkan pengelasan sampai semua bagian tersambung las dan bagian sudut tertutup lasan hingga penuh.

3. Siapkan plate sambungan:

Siapkan plate sambungan masing-masing 2 lembar untuk atas bawah kanan dan kiri. Potongan dibersihkan dengan digerinda dari bekas potongan. Tempelkan plate pada tempat sambungan dan dilas tik (cantum) tiap sambungan. Cek jika baja WF sudah pasti lurus las full semua bagian plate pada sambungan WF. Contoh gambar penyambungan dengan dipotong dan dilas:

sambungan-wf1

B. Sambungan sistem baut
Pada sambungan sistem baut, bagian masing2 sambungan dibuatkan lobang untuk baut. Baut yang digunakan pada sambungan baja harus jenis HTB (High tension bolt) baut dengan kekuatan yang lebih tinggi dari baut biasa.

Plate sambungan juga dibuatkan titik untuk lobang baut, mengikuti dari gambar kerja yang ada.

Contoh sambungan baja WF 400.200.8.13

sambungan-wf2

C. Sambungan voute
Seringkali ditemukan panjang baja dibagian voute nanggung atau kurang panjang, sehingga harus ditambah sambungan. Sambungan harus berada dalam area voute. contoh gambar sambungan:

sambungan-wf3

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *